Archive for the ‘News’ Category

Grup metalcore yang digandrungi anak muda, Avenged Sevenfoldsebenarnya berencana akan ditampilkan untuk mengisi panasnya line up konser Java Rockin Land 2011. Kegagalan tersebut karena jadwal tur Asia yang sudah mereka rencanakan sebelumnya terpaksa diundur.

“Soalnya emang jadwal tur di Asia itu dimundurin. Agen mereka akhirnya juga minta maaf,” ujar Echa selaku Humas Java Festival Production saat dihubungi melalui telepon oleh KapanLagi.comĀ®, Senin (20/6).

Sebenarnya bisa saja pihak Java Festival Production mendatangkan band yang pernah mengguncang Jakarta beberapa tahun yang lalu. Namun mereka harus siap dengan kocek yang dalam karena di luar tour mereka.

“Idealnya sih saat mereka masih melakukan tour, terus kita tarik ke sini. Soalnya kan kita bisa keluarin budget yang luar biasa besar kalau ‘ngedatengin’ langsung artis luar, tanpa terkait dengan tour mereka,” paparnya.

Hal ini juga berimbas pada harga tiket yang otomatis akan melonjak untuk menutupi biaya yang mereka keluarkan untuk ‘menarik’ Avenged Sevenfold kemari.

“Kami gak mau seperti itu. Kami sangat menjaga harga tiket, namanya juga festival kan, ya harus lebih murah dibanding dengan konser eksklusif atau sendiri,” pungkasnya.

sumber:

kapanlagi.com

Setelah kehilangan drummer mereka dan sempat digantikan oleh Mike Portnoy dari Dream Theater, akhirnya Avenged Sevenfoldmendapatkan seorang drummer baru. Siapa drummer beruntung ini?

Sebelumnya, Portnoy dijadikan sebagai pengganti Jimmy ‘The Rev’ Sullivan, yang meninggal karena overdosis pada Desember 2009. Sayangnya, baik band rock ini maupun Portnoy sendiri belum merasa benar-benar ‘pas’.

Portnoy sendiri ‘dilepas’ dari Avenged Sevenfold pada Desember 2010, tak lama setelah memberikan pernyataan bahwa dirinya akan tetap bersama Avenged Sevenfold sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami belum siap untuk menambahkan personil permanen, dan tak tahu apakan akan siap. Kalaupun ya, drummer ini bukan hanya seorang drummer yang brilian, tapi juga seseorang yang kami kenal dengan baik, sehingga fans akan mengenal dan menerimanya. Mike dan band setuju bahwa orang ini bukan dirinya,” ungkap A7x beberapa saat yang lalu.

Namun sekarang band ini telah memilih Arin Ilejay, mantan personil Confide, sebagai pengisi posisi kosong di belakang drum ini.

“Kami baru-baru ini bertanya kepada beberapa teman yang mengenal Jimmy dan gayanya, juga musik kami, untuk mendapatkan drummer yang akan ikut bersama kami dalam tur tahun ini. Teknisi drummer kami, Mike Fasano, menyarankan Arin Ilejay,” ujar band ini membenarkan kabar mengenai drummer terbarunya.

sumber:

kapalagi.com

Tanggal 21 Desember nanti, Avenged Sevenfold bakal merilis EP (extended play) berjudul WELCOME TO THE FAMILY via iTunes. Ada tiga buah tembang yang dikemas kali ini dan tembang Welcome to the Family adalah satu-satunya tembang yang diambil dari album terakhir mereka, NIGHTMARE, dua yang lain adalah tembang lawas dari band yang baru saja ditinggal ‘drummer’ mereka ini.

Karena hanya berisi tiga lagu saja maka durasi total EP ini memang hanya 14 menit 43 detik saja. Single pertama yang jadi pembuka adalah Welcome to the Family yang sebenarnya adalah tembang kedua dari album NIGHTMARE yang dirilis 27 Juli lalu. Tembang kedua justru malah paling spesial lantaran tembang ini belum pernah dirilis sebelumnya, meski tembang berjudul 4:00 AM ini bukanlah tembang baru. 4:00 AM direkam saat mereka mengerjakan album NIGHTMARE kemarin.

Tembang berikutnya adalah Seize the Day yang sebenarnya adalah bagian dari album CITY OF EVIL yang dilepas tahun 2005 lalu. Bedanya, Seize the Day yang ini adalah versi live mereka saat menggelar konser di Seattle. Karena tembang Seize the Day adalah tembang lawas maka posisi drummer saat itu masih The Rev yang meninggal 28 Desember 2009 lalu. Di dua tembang lainnya, posisi drummer sudah diisi oleh Mike Portnoy yang akhirnya malah meninggalkan Dream Theater

sumber:

kapanlagi.com

 

Drummer Mike Portnoy dari band metal progresif Dream Theatertelah mengeluarkan sebuah pengumuman mengejutkan Rabu (08/09) kemarin. Dia mundur dari band legendaris tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?

“Aku akan menulis sesuatu yang tak pernah aku bayangkan akan kutulis. Setelah 25 tahun, aku memutuskan untuk meninggalkan Dream Theater, band yang kudirikan, kujalankan, dan amat kucintai selama seperempat abad ini,” tulisnya.

“Pasti banyak orang yang amat terkejut mendengarnya, dan mungkin juga akan banyak yang salah mengerti. Namun percayalah, ini bukan keputusan yang terburu-buru. Ini adalah sesuatu yang terus berkecamuk dalam diriku selama setahun ini,” lanjutnya.

“Setelah mendapatkan pengalaman yang mengagumkan bersama Hail!, Transatlantic, dan Avenged Sevenfold tahun ini, sedihnya, aku akhirnya menyimpulkan jika aku mendapatkan hubungan pribadi yang lebih menyenangkan dan lebih baik dalam proyek-proyek itu daripada di Dream Theater saat ini.”

“Tolong jangan salah mengartikan kata-kataku. Aku amat mencintai personel Dream Theater dan punya sejarah pertemanan dan ikatan yang panjang dan dalam dengan mereka. Aku cuma merasa benar-benar butuh break sebentar.”

Dream Theater akan selalu menjadi kesayanganku. Dan aku sudah membesarkannya setiap hari dan setiap saat sejak aku bangkit lagi pada 1985. 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari dalam setahun. Aku tak pernah beristirahat dari tanggung jawab Dream Theater. Bekerja overtime dan lebih banyak daripada yang orang bayangkan untuk sebuah band.”

“Tapi aku akhirnya menyimpulkan jika mesin Dream Theater mulai membakarku, dan aku benar-benar butuh break dari band ini untuk menyelamatkan hubunganku dengan para personel yang lain dan mempertahankan jiwa Dream Theater yang selalu lapar dan menginspirasi.”

“Kami telah berada dalam rantai tak terputuskan, menulis lagu, merekamnya, tur, menulis lagu, merekamnya, tur, selama hampir 20 tahun. Dan saat beberapa bulan terpisah dan tahun-tahun yang kami lewatkan dengan saling membantu itu, aku sejujurnya berharap band ini juga setuju denganku untuk ‘hiatus’ sebentar demi mengisi baterai kita dan ‘menyelamatkan diri kita sendiri’.”

“Sedihnya, saat membicarakan hal ini, mereka kukuh dan tidak merasakan hal yang sama denganku dan memutuskan untuk terus berjalan tanpaku. Aku bahkan menawarkan beberapa kerjaan sampingan pada 2011 berbeda dengan keinginan semulaku, namun sepertinya itu juga tak bisa dilakukan.”

“Meski aku merasa sangat sedih dan terluka hanya dengan memikirkan nama Dream Theater tanpa Mike Portnoy (ayahku yang menamai band ini!), aku tidak mau menghalangi langkah mereka. Jadi aku memutuskan untuk mengorbankan diriku sendiri dan meninggalkan band ini agar mereka bisa melanjutkan keinginan mereka.”

“Anehnya, aku baru saja membaca sebuah wawancara yang baru saja aku lakukan. Aku ditanya tentang masa depan Dream Theater dan aku menjawab soal ‘teruslah mengikuti kata hatimu dan jujurlah pada dirimu sendiri.’ Sedih sekali, aku harus berkata saat ini, hatiku tidaklah bersama Dream Theater. Dan aku akan ‘mengikuti langkah ini,’ dan aku berarti akan membohongi diriku sendiri jika aku tetap bertahan hanya demi tanggung jawab tanpa break yang aku butuhkan.”

“Aku berharap yang terbaik untuk personel yang lain dan aku harap musik dan nama yang kita ciptakan bersama bisa dinikmati oleh penggemar bertahun-tahun mendatang. Aku bangga atas setiap album yang kita buat, setiap lagu yang kita tulis, dan setiap pertunjukan yang kita lakukan.”

“Aku minta maaf pada semua penggemar Dream Theater yang kecewa di seluruh dunia. Aku sudah mencoba untuk menyelamatkan situasi ini dan memperbaikinya. Jujur, aku cuma ingin break (bukan perpisahan), tapi kebahagiaan tidak bisa dipaksakan, hal itu harus datang dari dalam hati.”

“Dan kalian para penggemar Dream Theater, adalah penggemar terbaik di dunia. Dan seperti yang kalian tahu, aku akan selalu berbuat yang terbaik untuk kalian dan aku harap kalian akan tetap bersamaku dalam perjalanan musikku di masa depan, ke mana pun waktu akan membawaku,” pungkas Mike dalam tulisannya yang di-posting di halaman Facebook miliknya ini.

sumber:

kapanlagi.com